Penyesalan Sebuah Amal Sholeh

Ada seorang sahabat Rasulullah ﷺ yang meninggal dengan penyesalan karena suatu perbuatan ‘baik’ semasa hidupnya. Namanya Sya’ban.

Dialah sahabat yang justru menyesal ketika Allah ﷻ memperlihatkan amalan serta ganjarannya menjelang ajalnya. Bagaimana bisa?

Pada hari itu angin berhembus begitu dingin hingga menusuk tulang.

Sya’ban menghangatkan tubuhnya dengan pakaian yang bagus dalam tubuhnya dan pakaian yang lusuh untuk bagian luarnya.

Dalam perjalanan, ia mendapati seseorang yang menggigil kedinginan dalam kondisi mengenaskan.

Seketika ia pun kasihan dan segera memberikan pakaian bagian luarnya untuk menghangatkan orang itu sehingga menyelamatkannya dari mati kedinginan.

Perbuatannya ini begitu baik, bukan?

Allah ﷻ pun memanggilnya. Ketika ajalnya menjelang, Allah ﷻ perlihatkan ganjaran yang kelak akan dia dapatkan berupa taman-taman surga yang penuh dengan keindahan-keindahan yang tak terbayangkan sebelumnya.

Ia pun berteriak ketika melihatnya. Kau tahu apa yang teriakkan?
Aduh!! Kenapa tidak yang bagus”.

Ya, Sya’ban merasakan penyesalan yang teraman sangat. Andaikan saja waktu itu ia berikan pakaiannya yang bagus, tentu ia mendapat ganjaran yang lebih besar.

Begitulah sepenggal kisah seorang sahabat yang ‘menyesal’ dengan amal Sholehnya. Dia menyesal karena tidak memberikan yang terbaik yang ia miliki.

Lantas, bagaimana dengan kita yang bahkan terkadang masih saja ragu untuk mengeluarkan harta yang kita miliki, lebih-lebih yang terbaik. Tidakkah kita merenungkannya?

“Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu. Janganlah kamu memilih yang buruk untuk kamu keluarkan, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya, melainkan dengan memicingkan mata (enggan) terhadapnya. Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya, Maha Terpuji.”
(QS. Al-Baqarah ayat 267)

Link Instagram:
https://www.instagram.com/p/CN4yeMysqTc/

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *