Harus Gak sih Kita Memenangkan Perdebatan?

Seberapa sering kita berdebat dengan orang lain, guys?

Gimana rasanya pas menang dalam perdebatan, apalagi dalam urusan agama? Seneng? Merasa pintar? Atau rasanya kayak jadi ahlul debat?

Belakangan ini emang muncul hal-hal yang sebagian besar bersebrangan dengan nilai-nilai Islam ya.

Childfree, LGBT, Feminisme, dan sebagainya. Bahkan hal-hal di luar urusan agama pun rasanya masih banyak yang memancing kita untuk berdebat.

Tapi, harus gak sih kita selalu memenangkan perdebatan?

Tenang, kita gak harus selalu memenangkan perdebatan, kok.

Bahkan sekalipun jawaban kita adalah yang paling benar, kita gak harus memaksakan jawaban kita adalah pemenangnya.

Cukup sampaikan semampu kita. Kalo gak didenger dan selalu dibantah? Ya udah tinggalin aja.

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk”
(QS. An-Nahl ayat 125)

“Some just argue for the sake of arguing. Theu need to find flaws in everything or disagree just to be disagreeble. The Almighty dislikes such acts. You don’t always need to have the last say & be the smartest person in the room. Choose your battles & have a sense of proportion”
(Mufti Menk).

Link Instagram:
https://www.instagram.com/p/CTcIGJmBkf7/

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *