Admin Guidelight

Gengsi Nih ye!

Abu Sufyan, Abu Jahal, dan Al Akhnas bin Syuraiq adalah orang-orang super sibuk di siang dan malam hari. Siang, mereka habiskan untuk mengejek, memusuhi, dan mengancam Nabi Muhammad ﷺ dan para pengikutnya. Malam harinya pun sama. Mereka sibuk di suatu tempat, yakni rumah Rasulullah ﷺ. Apa yang dilakukan? Di malam yang gelap dan dingin itu, …

Gengsi Nih ye! Selengkapnya »

Hafalanmu itu ‘Aib, Kalau..

Ngerasa punya banyak hafalan Al-Qur’an, terus ngerasa hebat? Padahal jumlah hafalan Al-Qur’an itu ‘aib. Kok bisa? Iya, itu akan jadi ‘aib kalau gak dibarengi dengan mengamalkan apa yang dihafal tersebut. Banyak hafalan belum tentu nentuin akhlak. Bisa jadi yang sedikit malah lebih berkah. “Apakah kamu tidak memperhatikan orang yang menganggap dirinya bersih? sebenarnya Allah membersihkan …

Hafalanmu itu ‘Aib, Kalau.. Selengkapnya »

Sombongnya Penghafal Al-Qur’an

Sombongnya penghafal Al-Qur’an tuh bukan saja pada jalannya dengan wajah yang mendongak. Bukan pula tentang tak maunya ia jika opininya terkalahkan. Sombongnya penghafal Al-Qur’an tuh ketika ia mulai asing dengan murajaah. Sombongnya penghafal Al-Qur’an tuh ketika ia mulai membuka Al-Qur’an mendekati lomba musabaqoh Al-Qur’an dan merasa diri lebih hebat dari mereka yang tidak terseleksi menjadi …

Sombongnya Penghafal Al-Qur’an Selengkapnya »

Orang Tuaku Toxic!

Toxic Parents. Dua kata yang rasanya lagi hype banget di sekitar kita beberapa waktu belakangan ini. Kita menganggap orangtua kita sebagai racun, biasanya karena didasari sebuah hal; kita menilai bahwa orangtua kita gak cukup mumpuni untuk mengasuh, mendidik, dan membesarkan kita. Aku ngerti kok, gak setiap orang dikasih sama Allah ﷻ rejeki mendapatkan orangtua yang …

Orang Tuaku Toxic! Selengkapnya »

Sabar Tipis-Tipis

Dulu saat mulai menghafal sepertinya ada yang sampai menangis, ketiduran atau pengen putus asa, bersebab susahnya ayat yang dihafal. Sekarang saat ayat-ayat sudah dihafal, ada yang terlihat tengah santai berleha-leha. Merasa bangga, dirasa perjuangan itu telah selesai. Sungguh, perjuangan itu belum selesai. Mempertahankan hafalan lebihlah susah dibanding menghafalkannya. Sabarlah, meski hanya sabar yang tipis. Saat …

Sabar Tipis-Tipis Selengkapnya »

Manusia yang Perhitungan

Seringkali kita menjadi manusia yang penuh perhitungan. Kalau orang lain baik, kita pun akan baik pada mereka. Kalau orang lain tidak menghargai kita, kita pun tak akan menghargainya. “Enak saja”, mungkin itu gumam kita. Padahal nyatanya, semua kebaikan ataupun kejelekan semata-mata akan kembali kepada diri sendiri. Sama seperti berbuat baik kepada orang tua. Bagaimanapun ‘tidak …

Manusia yang Perhitungan Selengkapnya »

Syukur yang Tak Biasa

Sudahlah biasa ketika mendapat kenikmatan, lisan spontan berucap “alhamdulillah” Namun, bukanlah hal biasa saat tertimpa musibah lafadz itu yang terucap. Adakah orang seperti itu? Jawabannya, ada. Dialah Al-Khansa. Seorang shahabiyah yang semua anaknya gugur di medan perang Qadisiyah. Sedih, namun bukanlah linangan air mata yang mengalir, namun binaran tanda syukur terpancar pada wajahnya. Ia berkata, …

Syukur yang Tak Biasa Selengkapnya »

Alasan Syukurku

Selama ini aku selalu mengejar ambisi, memenuhi ekspektasi. Dari sanalah rasa kecewa, kesal, dan sedih selalu menghampiri. Membutakan mata dan hati hingga diri lupa, “Memang apa yang mesti aku syukuri?” Aku tahu Sang Maha Kuasa tak butuh rasa syukurku. Toh, Dia tanpa ku takkan berpengaruh apa-apa bagi-Nya. Tapi entahlah, hati ini selalu sesak saat aku …

Alasan Syukurku Selengkapnya »

Nikmat yang Terlupakan

Bendera bisa berkibar karena tiang penyangganya yang kokoh. Kursi bisa diduduki dengan bermacam bobot manusia karena kaki-kaki kursinya yang kuat. Namun, sadarkah kita ada yang teramat besar, luas, bernaung di atas kepala, tetapi tidak ada yang menyangganya sama sekali? Ada. Itulah Langit. Besarnya langit jauh berlipat-lipat dari besar bumi tempat kita berpijak. Tak tanggung-tanggung, tujuh …

Nikmat yang Terlupakan Selengkapnya »

Senjata Terhebat

Sudah lama sekali aku mendengar tentang negeri yang masih penuh akan pertumpahan darah. Sudah lama sekali sejak aku masih kecil, mendengar akan negeri yang masih terjajah. Begitu berbelit akan alasan kenapa negeri semua agama itu terjajah, mulai dari isu agama bahkan geopolitik. Tapi dari semua alasan, keserakahanlah yang jadi faktor utama semua kerusakan kehidupan itu …

Senjata Terhebat Selengkapnya »